Spartak Stadium

SPARTAK STADIUM

The Otkritie Arena atau Spartak Stadium merupakan markas milik Spartak Moscow yang memiliki julukan “Tim Rakyat”, baru saja dibuka pada tahun 2014 lalu. Dalam sejarahnya Spartak tidak pernah memiliki stadion yang digunakan sebagai markasnya, dan hanya menggunakan berbagai stadion di seluruh moskow, dan akhirnya bermain di stadion Luzhniki. Klub telah mencoba untuk membangun stadion baru pada pertengahan tahun 1990-an, tapi rencana tersebut gagal terwujud. Proyek dari Otkritie Arena mulai di izinkan pada tahun 2005.

Beberapa tahun berikutnya  klub tersebut mulai mengalami kemajuan, namun krisis keuangan pada tahun 2008 menyebabkan secara signifikan untuk mengurangi biaya pembangunan atau kontruksi, yang pada akhirnya mulai mendapatkan dana lebih mudah dan pembangunan stadion kembali dilanjutkan pada bulan Judi 2010. Rencana awalnya stadion tersebut akan membuat kapasitas bangku penonton sekitar 35.000, tapi ini kemudian direvisi kembali menjadi 42.000 Kursi untuk memenuhi standar setelah Rusia ditetapkan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 mendatang.

Pada Februari 2013, Spartak mengumumkan kesepakatan hak penamaan dengan bank lokal Otkritie, sehingga namanya menjadi Otkritie Arena. Stadion ini resmi dibukan pada tanggal 5 September 2014 lalu dengan pertandingan laga persahabatan antara Spartak dan Red Star (1-1)

The Otkritie Arena terpilih sebagai salah satu tempat bermain di Piala Konfederasi 2017, kemudian menjadi tuan rumah pada 3 pertandingan dalam grup putaran pertama, dan pertandingan memperebutkan tempat ketiga.

Stadion Spartak ini memiliki fasilitas museum Spartak Moscow, fans club resmi, dan toko klub. Serta memiliki sebuah stasiun kereta api bawah tanah yang baru dibuka disekitar stadion Spartak.

Kota : Moskow
Dibuat : 2014, sedang melakukan renovasi diperkirakan selesai 2017
Kapasitas : 43.000 Penonton
Lokasi : Tushino
Tim Rumah : FC Spartak Moscow

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *